Sertifikat karbon pengurangan emisi

Lihat Detail

Pengoperasian Pembangkit Listrik Baru Berbahan Bakar Gas Bumi PLTGU Priok Blok 4 - Vintage: 2021 

PLTGU Priok Blok 4 dibangun atas dasar meningkatnya kebutuhan dasar listrik pada sistem JAMALI yang mengalami pertumbuhan rata-rata 7,7% pada tahun 2021 sehingga pembangunan PLTGU Blok 4 ini dilakukan dengan kapasitas terpasang sebesar 909,5 MW yang sebagian besar menyuplai kebutuhan listrik di wilayah DKI Jakarta. Pembangunan PLTGU Blok 4 ditujukan untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca di GRID JAMALI. 

PT PLN Indonesia Power PLTGU Priok Blok 4 merupakan salah satu pembangkit dengan bahan bakar LNG dengan Teknologi Gas Turbin Terbaru dan pertama di Indonesia Mitsubishi M701F5 dengan Efisiensi Kinerja mencapai 50,12 % sesuai data Commissioning Uji Heat rate tahun 2019 dan dilengkapi Low NOx Burner untuk meminimalisir emisi gas buang. Efisiensi kinerja yang tinggi tersebut menyebabkan emisi GRK unit pembangkit ini lebih rendah dibandingkan dengan unit pembangkit sejenis yang lainya. PLTGU Priok menyuplai 65% dari kebutuhan listrik di sub sistem Priok – Cawang - Bekasi. Pembangkit priok memiliki peran yang sangat penting dalam menyangga kelistrikan ibu kota, khususnya pasokan listrik di ring 1 seperti istana wakil presiden, bandara halim perdanakusumah, pangkalan TNI halim, dan berbagai objek vital dan tempat VVIP lainnya di ibu kota DKI Jakarta. 

 

Nomor Registri 

VER-11-PR-XII-2024-17421 

Periode Kegiatan 

Jan-2021 - Jan-2028 (85 

Status Pelaksanaan 

Kegiatan sedang berjalan 

Penanggung Jawab Kegiatan 

PT PLN Indonesia Power (Dunia Usaha) 

Alamat: Jalan Gatot Subroto Kav. 18, JAKARTA SELATAN, Provinsi DKI JAKARTA - 12950 

Lokasi 

Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Provinsi Dki Jakarta 

Jenis Aksi 

Mitigasi 

Skema 

Mitigasi Energi 

Bidang / Sektor 

Mitigasi Energi 

Keterkaitan Program 

Ketenagalistrikan 

Teluk Benoa, Bali, merupakan wilayah vital dengan keanekaragaman hayati tinggi, termasuk hutan bakau, terumbu karang, dan padang lamun. Meskipun menghadapi tantangan lingkungan seperti reklamasi dan polusi, Teluk Benoa berperan penting sebagai benteng alami dari abrasi dan tsunami, penyaring polutan, serta produsen oksigen dan penyerap karbon.

Proyek ini berfokus pada konservasi dan restorasi ekosistem bakau di Teluk Benoa. LindungiHutan, bekerja sama dengan masyarakat lokal, telah aktif menanam bakau sejak tahun 2022. Upaya ini bertujuan untuk mengatasi abrasi, mengurangi risiko banjir, memperluas cakupan lahan hijau, mengurangi emisi karbon, mendukung ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan memulihkan ekosistem setempat. Hingga September 2023, sebanyak 7.026 pohon telah ditanam melalui 19 kampanye, mencakup area 0,02 hektar dan menyerap 30,46 kg CO2.

Proyek ini merupakan langkah krusial untuk menjaga kelestarian ekosistem Teluk Benoa dan memberikan manfaat ekologis serta sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar. 

Pemanfaatan panas buang single cycle (PLTG) diproses untuk menghasilkan uap combine cycle (PLTGU) 

Meningkatkan efisiensi dengan menerapkan kegiatan konversi single cycle (PLTG) menjadi combine cycle (PLTGU) melalui upaya pemanfaatan panas buang. Panas buang diproses untuk menghasilkan uap guna mengoperasikan turbin uap yang menghasilkan listrik yang menyebabkan intensitas emisi (kgCO2q/Kwh) menjadi lebih kecil. 

Nomor Registri

VER-11-PR-XII-2024-16141 

Periode Kegiatan 

Jan-2023 - Dec-2043 (252 

Status Pelaksanaan 

Kegiatan sedang berjalan 

Penanggung Jawab Kegiatan 

PT. Pembangkitan Jawa Bali Unit Muara Tawar (Dunia Usaha) 

Alamat: Jl. PLTGU Muara Tawar No 1 Desa Segara Jaya, kec. Taruma Jaya Kab Bekasi, 17218, BEKASI, Provinsi JAWA BARAT - 17218 

Tujuan umum dari proyek ini adalah pemanfaatan sumber geothermal di area pegunungan di sekitar Karaha dan Talagabodas guna menghasilkan tenaga listrik untuk selanjutnya disalurkan ke Jaringan Interkoneksi Jamali melalui Perusahaan Listrik Negara (PT. PLN (Persero), BUMN perusahaan kelistrikan yang memiliki poin interkoneksi di area proyek PLTP Karaha.

Deskripsi

Sertifikat karbon adalah instrumen yang mewakili pengurangan 1 ton emisi karbon dari atmosfer. Sertifikat ini diterbitkan oleh proyek yang berhasil mengurangi emisi karbon di bawah batas yang ditetapkan.

Jika memerlukan sertifikat hardcopy/cetak, silahkan menghubungi kontak admin zonaebt: +62 851-7587-8765

Lihat Detail

Pengoperasian Pembangkit Listrik Baru Berbahan Bakar Gas Bumi PLTGU Priok Blok 4 - Vintage: 2021 

PLTGU Priok Blok 4 dibangun atas dasar meningkatnya kebutuhan dasar listrik pada sistem JAMALI yang mengalami pertumbuhan rata-rata 7,7% pada tahun 2021 sehingga pembangunan PLTGU Blok 4 ini dilakukan dengan kapasitas terpasang sebesar 909,5 MW yang sebagian besar menyuplai kebutuhan listrik di wilayah DKI Jakarta. Pembangunan PLTGU Blok 4 ditujukan untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca di GRID JAMALI. 

PT PLN Indonesia Power PLTGU Priok Blok 4 merupakan salah satu pembangkit dengan bahan bakar LNG dengan Teknologi Gas Turbin Terbaru dan pertama di Indonesia Mitsubishi M701F5 dengan Efisiensi Kinerja mencapai 50,12 % sesuai data Commissioning Uji Heat rate tahun 2019 dan dilengkapi Low NOx Burner untuk meminimalisir emisi gas buang. Efisiensi kinerja yang tinggi tersebut menyebabkan emisi GRK unit pembangkit ini lebih rendah dibandingkan dengan unit pembangkit sejenis yang lainya. PLTGU Priok menyuplai 65% dari kebutuhan listrik di sub sistem Priok – Cawang - Bekasi. Pembangkit priok memiliki peran yang sangat penting dalam menyangga kelistrikan ibu kota, khususnya pasokan listrik di ring 1 seperti istana wakil presiden, bandara halim perdanakusumah, pangkalan TNI halim, dan berbagai objek vital dan tempat VVIP lainnya di ibu kota DKI Jakarta. 

 

Nomor Registri 

VER-11-PR-XII-2024-17421 

Periode Kegiatan 

Jan-2021 - Jan-2028 (85 

Status Pelaksanaan 

Kegiatan sedang berjalan 

Penanggung Jawab Kegiatan 

PT PLN Indonesia Power (Dunia Usaha) 

Alamat: Jalan Gatot Subroto Kav. 18, JAKARTA SELATAN, Provinsi DKI JAKARTA - 12950 

Lokasi 

Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Provinsi Dki Jakarta 

Jenis Aksi 

Mitigasi 

Skema 

Mitigasi Energi 

Bidang / Sektor 

Mitigasi Energi 

Keterkaitan Program 

Ketenagalistrikan 

Teluk Benoa, Bali, merupakan wilayah vital dengan keanekaragaman hayati tinggi, termasuk hutan bakau, terumbu karang, dan padang lamun. Meskipun menghadapi tantangan lingkungan seperti reklamasi dan polusi, Teluk Benoa berperan penting sebagai benteng alami dari abrasi dan tsunami, penyaring polutan, serta produsen oksigen dan penyerap karbon.

Proyek ini berfokus pada konservasi dan restorasi ekosistem bakau di Teluk Benoa. LindungiHutan, bekerja sama dengan masyarakat lokal, telah aktif menanam bakau sejak tahun 2022. Upaya ini bertujuan untuk mengatasi abrasi, mengurangi risiko banjir, memperluas cakupan lahan hijau, mengurangi emisi karbon, mendukung ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, dan memulihkan ekosistem setempat. Hingga September 2023, sebanyak 7.026 pohon telah ditanam melalui 19 kampanye, mencakup area 0,02 hektar dan menyerap 30,46 kg CO2.

Proyek ini merupakan langkah krusial untuk menjaga kelestarian ekosistem Teluk Benoa dan memberikan manfaat ekologis serta sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar. 

Pemanfaatan panas buang single cycle (PLTG) diproses untuk menghasilkan uap combine cycle (PLTGU) 

Meningkatkan efisiensi dengan menerapkan kegiatan konversi single cycle (PLTG) menjadi combine cycle (PLTGU) melalui upaya pemanfaatan panas buang. Panas buang diproses untuk menghasilkan uap guna mengoperasikan turbin uap yang menghasilkan listrik yang menyebabkan intensitas emisi (kgCO2q/Kwh) menjadi lebih kecil. 

Nomor Registri

VER-11-PR-XII-2024-16141 

Periode Kegiatan 

Jan-2023 - Dec-2043 (252 

Status Pelaksanaan 

Kegiatan sedang berjalan 

Penanggung Jawab Kegiatan 

PT. Pembangkitan Jawa Bali Unit Muara Tawar (Dunia Usaha) 

Alamat: Jl. PLTGU Muara Tawar No 1 Desa Segara Jaya, kec. Taruma Jaya Kab Bekasi, 17218, BEKASI, Provinsi JAWA BARAT - 17218 

Tujuan umum dari proyek ini adalah pemanfaatan sumber geothermal di area pegunungan di sekitar Karaha dan Talagabodas guna menghasilkan tenaga listrik untuk selanjutnya disalurkan ke Jaringan Interkoneksi Jamali melalui Perusahaan Listrik Negara (PT. PLN (Persero), BUMN perusahaan kelistrikan yang memiliki poin interkoneksi di area proyek PLTP Karaha.

Loading...